رُبَّ
Akar: ر ب ب
حرف جرّ شبيه بالزّائد يجرّ النّكرة، وغالبًا ما يكون المجرور موصوفًا، ويعرب ما بعده مبتدأ، وشرطه أن يكون في صدر الكلام، ومعناه التقليل وقد يفيد التكثير أحيانًا
🇮🇩 Terjemahan:
Huruf Jarr menyerupai za'idah (tambahan) yang men-jarr-kan isim nakirah, dan biasanya kata yang di-jarr disifati (maushuf), yang sesudahnya di-i'rab sebagai mubtada, dengan syarat berada di awal kalimat. Maknanya untuk menunjukkan sedikit (taklil) dan terkadang menunjukkan banyak (taksir). (Bisa diartikan: Berapa banyak / Terkadang / Boleh jadi).
Contoh / Kutipan:
- " رُبَّ أخٍ لك لم تَلِدْه أُمُّك [مثل] : يُضرب في الصَّديق الوفيّ
- رُبَّ ضارةٍ نافعة [مثل]
- رُبَّ رمية من غير رامٍ [مثل] : يضرب لمن يصيب وعادته أن يخطئ "
🇮🇩 Terjemahan:
- " رُبَّ أخٍ لك لم تَلِدْه أُمُّك [مثل] : Berapa banyak saudara bagimu yang tidak dilahirkan ibumu [Peribahasa]: diucapkan untuk teman yang sangat setia
- رُبَّ ضارةٍ نافعة [مثل] (Boleh jadi sesuatu yang membahayakan itu justru bermanfaat)
- رُبَّ رمية من غير رامٍ [مثل] : Lemparan tanpa pelempar (Boleh jadi suatu keberuntungan didapat tanpa disengaja). "
Kamus Arab - Indonesia